Tata Cara Ziarah ke Makam Orang Tua sesuai Ajaran Islam

Banyak orang yang tidak menginginkan kehilangan orang tua untuk selamanya, meski pada akhirnya harus merelakan karena itulah takdir yang telah Allah SWT tentukan untuk seluruh umat manusia. Perlu kita tahu bahwa masih bisa menunjukkan kasih sayang kita kepada orang tua yang sudah meninggal dengan berziarah ke makam orang tua. Sebelumnya ada tata cara ziarah ke makam orang tua yang harus kita pahami agar amalan kita diterima oleh Allah SWT.

Karena ajaran Islam mengajarkan kita untuk menghormati orang tua kita bahkan setelah mereka meninggal, ziarah ke makam adalah salah satu bentuk ibadah yang paling mulia. Ziarah makam dianggap sebagai praktik sunnah. Selain itu juga mengingatkan kita bahwa kematian selalu hadir dan tidak bisa kita hindari.

Bagaimana Tata Cara Ziarah ke Makam Orang Tua?

Berikut tata cara dan doa ziarah kubur yang harus Anda lakukan untuk menghormati orang tua yang sudah meninggal.

Sebelum pergi ziarah, ambil air wudhu terlebih dahulu

Karena ziarah adalah bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT, maka kita harus berwudhu terlebih dahulu. Wudhu ini untuk melengkapi niat kita berziarah ke makam orang tua agar dalam keadaan suci.

Salam kepada ahli kubur

Ucapkan salam saat memasuki area pemakaman sebelum melanjutkan berdoa untuk orang tua. Mengapa demikian? Karena itulah salah satu ajaran Nabi Muhammad SAW kepada kita yang ingin berziarah.

Kalimat berikut dapat kita ucapkan sebagai salam:

Assalamu Alaikum Ahlad-Diyaar Minal Mu miniina Wal Muslimiin. Yarhamulloohul Mustaqdimiina Minnaa Wal Musta khiriin. Wa Inna Insyaa Alloohu Bikum La-Laahiquun. Wa As Alullooha Lanaa Walakumul Aafiyah.

Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.”

Menghadap ke arah kiblat

Usahakan menghadap ke kiblat ketika ingin mengirim doa kepada orang tua, seperti halnya ketika kita melakukan sholat. Tidak hanya itu, kita juga bisa berdzikir dan membaca tasbih dan takbir.

Berdoa untuk Orang Tua

Mendoakan orang tua kita sebagai bukti cinta kita selama kita masih hidup. Doanya bisa sebagai berikut:

A’udzubillahi minasyaithoonir rojim. Bismillahirrohmanirrohim.

Alhamdullilahi robbil ‘alamin, hamdan syakiriin, hamdannaa’imiin, hamdan yuwaafiini’amahu wayukaafii mazidah, yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhika wa’adzimi sultonik, allohumma shoolli wasalim ‘ala sayyidina muhammad wa’ala alii sayyidina muhammad.

Alloh humma taqobal wa ausil sawaaaba maa qoro, nahu minal qur’anil ‘adzim, wa maa halalna wa maa sabahna wamastaghfarnaa wamaa sholaina ‘atsayyidina muhammad sollallohu’alaihi wasallam, hadiyatan wasilatan, warohmatan najilatan wa barokatan samilatan ilaa hadoroti habibina wasafi’ina waquroti a’ayuninaa sayyidina wamaulanaa muhammadin sollallohu ‘alaihi wa sallam, wa ila jami’ii ikhwanihi minal anbiyaai walmursaliina wal auliyaai, wassuhadai, wassolihina, wassohabati wattabi’ina wal’ulamail ‘alimina wal mushonnafiinal mukhlisiina wa jami’il mujaa-hidiina fi sabilillahi robbil ‘alaminn, wal malaikatil muqorrobina khusushan ila sayyidina syaih abdul qodir zailanii.

Summa ilaa jami’i ahlil qubur, minal muslimiina wal muslimati, wal mu miniina wal mu minaati, min masaarikil ardhi ila magooribiha barriha wabahriha khusushan ila aabaaina wa ummahaa tiinaa, wa ajdaadina, wanakhussu khusushan manijtam’anaa hahunaa bisababihi waliajlihi.

Alloh hummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu wa akrim nujulahu wawasi’ madholahu, waghsilhu bilmai wassalji wal barodi wanaqihi minal khotooya, kama yunaqqo saubul abyadu minaddannasi wa abdilhu, darron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa jaujan khoiron min jauzihi wa adhilhul jannata wa ‘aidhu min ‘adzabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzabinnar, allohhumaghfir lihayyina wa mayyitina wa sahhidiina wa ghoniina washogiirona wa kaabirona wadakirona wa ansana, allohumma man ahyaitahu minna fa ahyihi ‘alal islami wa man tawafaitahu minna fatawafahu alal iiman allohumma la tuhrimna azrohu wa laa tudillanaa ba’dahu birohmatikayaa arhamarroohimiin, wal hamdu lillahi robbil ‘aalamiin.

Baca Beberapa Surah Pendek

Saat berziarah, penting juga untuk membaca beberapa surah pendek. Dalam riwayat al-Marwazi, Ahmad bin Hambal pernah berkata, “Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah al-Fatihah, Surat al-Ikhlas, dan al-Falaq dan an-Naas. Jadikanlah pahalanya untuk mayit-mayit kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka.”

Baca juga: Hukum Menduduki Makam dalam Islam

Intinya, membaca beberapa ayat pendek dapat menambah pahala yang membacanya maupun yang sudah meninggal. Bacalah keempat surah di atas sebagai hadiah.

Ziarah ke makam orang tua harus dengan tata cara yang baik dan benar. Anda juga dapat menunjukkan pengabdian Anda kepada orang tua dengan menyediakan makam di Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden. Untuk info lengkap hubungi nomor berikut.

WhatsApp: 0813-1706-2828

error: MOHON TIDAK MENYALIN KONTEN GAMBAR & TULISAN TANPA IZIN!!
Gulir ke Atas